ads

.

Slider[Style1]

Style2

Style3[OneLeft]

Style3[OneRight]

Style4

Style5



MOMBASA – Pengendara mobil di Kenya, yang didominasi oleh truk terjebak dalam macet selama 60 jam atau nyaris tiga hari setelah hujan menyebabkan banjir di jalan raya utama.

Dilaporkan, antrian panjang sejauh 49 kilometer terjadi di jantung negara tersebut, karena hujan besar menyapu beberapa titik di jalan tersebut. Kurang lebih 1.500 mobil truk tidak dapat bergerak akibat kemacetan tersebut.

Kemacetan itu sendiri terjadi di jalan yang menjadi rute utama transportasi barang-barang impor dari pelabuhan di Mombasa, Kenya yang akan diantarkan ke wilayah timur Afrika.

Dikabarkan, ratusan supir truk dalam keadaan lapar dan haus , akibat berjam-jam terjebak di mobil truk yang mereka kendarai.

Beberapa perusahaan mengatakan mereka mengalami kerugian hingga jutaan shilling (mata uang Kenya) akibat kemacetan tersebut.

Willingtone Kiberenge, Kepala dari Asosiasi Transportasi Kenya mengatakan, “Mobil truk kami tidak bergerak selama 60 jam, dan ini artinya kami mengalami kerugian waktu dan uang,” sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Minggu (22/11/2015).

About Unknown

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top
Selamat Datang di Seputar Indonesia Maju, kami memberikan berita seputar indonesia terkini secara lengkap dan update, kritik dan saran silahkan kirim ke ceritaterbaru10@gmail.com