Bintang Argentina dan Barca senang meraih trofi untuk keempat kalinya dan berharap performa impresif bisa menular di tahun depan.

Bintang Barcelona dan Argentina kembali mencuat sebagai kampiun, mengalahkan juara bertahan Cristiano Ronaldo, untuk menyabet penghargaan prestisius keempat kalinya.
Tahun 2015 adalah tahun yang tak terlupakan buat Messi, ia menginspirasi klub meraih triplet kedua seoanjang sejarah dan menggiring negaranya hingga ke final Copa Amerika.
Torehan golnya pun menawan, 43 kali hanya dalam 38 pertandingan dalam sukses Barca di Liga musim lalu. Tak hanya itu, penyerang 28 tahun juga menorehkan dua gol paling ikonik di Liga Champions dan Copa del Rey.



Gol Si Kutu melawan Bayern Munich di Camp Nou pada 6 Mei adalah salah satunya. Kapten timnas Argentina dengan luar biasa mengecoh Jerome Boateng sebelum akhirnya melepaskan si kulit bundar ke gawang Manuel Neuer yang tak berdaya.
Di tempat yang sama tiga pekan kemudian, La Pulga lagi-lagi jadi sorotan, dengan membawa Blaugrana menang 3-1 atas Athletic Bilbao melalui aksi solo, dimana ia melewati empat pemain sebelum menaklukkan Iago Herrerin di dekat tiang gawang.
Meski gol-gol kelas dunianya dianggap krusial dalam treble Barca musim lalu, Messi menolak menerima pujian individu setelah mendapatkan trofi Goal 50 edisi 2015.
"Ini tahun yang sangat komplet dimana saya menikmati banyak sukses dan kami meraih semua target," katanya kepada Goal .
"Jadi, saya tak bisa memilih hanya tiga momen; sebaliknya, saya memilih sepanjang tahun!
"Saya selalu mengatakan bahwa, bagi saya, penghargaan paling penting adalah gelar kolektif, yang membuat kami diakui sebagai yang terbaik di akhir musim.
"Tapi saya, tentu, juga senang ketika menerima penghargaan individu seperti ini. Saya sangat bersyukur. Terima kasih."




Tidak ada komentar: